Aku punya banyak teman. Ada teman se geng, geng A, geng B, geng C, bla bla. Aku orang yang sangat terbuka sebenarnya. Kalau aku cerita, aku ingin didengarkan saja. Atau dukungan saja. Atau kalau mau mengingatkan, setidaknya, tidak menyalahkan, atau menyepelekan perasaan yang aku alami.
Tapi tidak ke semua orang aku berani cerita tentang kehidupanku, yang sebenarnya banyak rahasianya. Kadang aku ceritakan hanya sebagian. Tapi, kala itu aku lagi sangat down. Aku yang merasa bahwa kesulitan rumah tangga harus dihadapi sendiri, jangan cerita buruknya ke orang lain. Kali itu aku kelepasan cerita. Dan ternyata entah perasaanku saja atau bagaimana, mereka memang mendengatkan dan menanggapi. Tapi mereka tidak pernah bertanya keadaanku, apa aku baik-baik saja?
Seolah-olah aku yang salah sehingga semua ini terjadi. Seolah-olah aku yang harus memperbaiki diri. Atau mungkin memang benar begitu. Atau mungkin memang benar seharusnya mereka tak tahu.
Komentar
Posting Komentar